Antara impian dan keyakinan?

Akhir2 ini mendapatkan tawaran pekerjaan yang
selama ini sangat saya impikan…Bergabung dengan salah satu bank asing dari
negara yang sangat baik dalam budayanya… disiplin, tekhnologi, sumber daya
manusia… blablabla…

Adalah cita2 bagi saya untuk bergabung dan berkembang
bersama perusahaan tesebut..

 

Setelah proses menunggu yang lama..Jeng..jeng.. apa yang
terjadi?

Yak.. dipagi yang indah saat mentari menggeliat 45 derajat
menguapkan sisa2 embun hasil ujan tadi malam saya hp saya berdering…

Setelah berbicara cukup lama akhirnya seseorang diseberang

sana

menyampaikan sesuatu…

 

(+) kami sangat tertarik dan sebenarnya menginginkan anda
bergabung

(-) (ah klise ujar saya membatin.. pasti ditolak.. pasti
ditolak..hiks)

(+) tapi maaf.. saya ingin menyampaikan pesan dari
perusahaan.. saya ingin menanyakan apakah saudara bersedia untuk melepas jilbab
sementara? As a new staff perusahaan kami harus melaporkan karyawan2 baru ke
kantor pusat di

Tokyo

dan setelah beberapa bulan bergabung anda boleh kembali mengenakan jilbab…

(-)(waht?..I mean w-w-hat? What the hell ?*&$@%?!!!
Teriak saya membatin..)

mm..mhh..mmm (masi shock)

(+) kita tau ini masalah keyakinan tapi semuanya terserah
anda.. anda berhak memutuskan apa yang anda inginkan kalo ingin terus maju
silahkan.. kalo tidak pun tidak masalah karna semua keputusan ada ditangan
anda..

(-) (buka jilbab nenek moyang charles

darwin

! Batin saya meringis..) mmm.. ya pak..
saya mengerti dan menghargai kebijaksanaan perusahaan.. tapi buat hal yang satu
ini saya belum bisa karna ini menyangkut prinsip.. akan sangat senang jika
suatu saat saya akan mendapat kesempatan bergabung bersama tanpa adanya
kebijakan seperti ini..

(+) yak tidak masalah (ujar suara di seberang

sana

) kami menghargai
keyakinan dan prinsip anda.. hanya saja jika anda berubah pikiran silahkan
hubungi saya paling lambat 3 hari mendatang..

(-) (haaaaaaaaaaa? Miris..) baik, terimakasih pak..

-telepon pun d tutup-

 

Huhuhuhuhuhuwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa….

Ada

apa ini?

Selama ini tidak ada masalah dengan pemakaian jilbab…

Selama ini banyak perusahaan tidak mengharuskan kebijakan2
tertentu menyangkut penampilan…

Bukankah yang dibutuhkan adalah skill dan kemampuan..

Apakah yang salah dengan keyakinan?..

Tidak ada…tidak pernah ada yang salah dengan mengabdi pada
Nya…

Huhuhuhuhu…

Kenapa?

Kenapa?

Hiks…

 

Jadi inget film besutan dedi mizwar…

Tidakkah kau ingat bagaimana mereka menjajah negri ini hai
bonaga?

Masi mau kau berkerjasama dengannya?

 

Huhuhuhuhu… Jleb.. memang rasa nasionalisme saya kurang..

Mungkin pahlawan2 marah jadi tidak mengizinkan saya bekerja
untuk mereka..

Saya lebih suka ramen dari pada mi kocok

bandung

..

Saya lebih suka dorama mereka daripada sinetron dalam
negeri..

Saya lebih senang mendengar laruku daripada kangen band…

Huhuhuhuhu….hiks…

 

Huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…

Jadi inget frente dengan penggalan lagu ordinary angelsnya

 

Ordinary people it’s
okay

You don’t have to wear
those wings

They’re stupid things

 

Yak tidak perlu sedih.. Hahaha…You don’t have to wear those stupid policy…

Terdengar desau angin berbisik…

Biarlah hidup miskin dan menganggur selamanya (hiperbolik
ginih, hehe)

daripada hidup hina tanpa keyakinan..

Apakah itu benar2 desau angin?

Saya tidak tahu….

Yang saya tahu sekarang saya bahagia..

Hidup untuk Nya…

5 Responses to “Antara impian dan keyakinan?”

  1. siskaaaaa Says:

    HELL!!!
    Sumpah lo jeng? edan bank itu.
    denger2 bank itu gajinya gede lho. ada senior kita disitu.
    apply apa kok tumben bisa masuk? tidak percaya, hakhakhakhakhak!

    kalo emang bukan jodoh, cara2nya ya pasti beda2, jeung. kalo ga ditolak perusahaan, yah kita yg menolak untuk bergabung.

    udahlah mari kita bikin film!!!

  2. athie Says:

    bank apa yo? kok ga cerita2 padaku?
    waah… mantapkan keyakinanmu nak..
    tetep istiqomah ya..

  3. Hardi Says:

    bang bing bung yo kita ke bank,
    bank neraka
    go to hell
    dah jadi tkw aja di arab saudi gajinya gede, cuma pulang2 punya tato setrika di muka

  4. ai Says:

    ko disuruh buka jilbab sih yo??

    edannn juga bank itu..
    gila tuh bank..
    parrahhh..

    harus nya kan di tambah cadar lagi.. biar nasabah bank nya ga kabur liat muka kamu..

    huahahahaha..

  5. Black Hat Millionaire Says:

    Glad I just found your wordpress blog through Google.

    Found just what I was looking for, thanks =)

    Btw, wat plugins are you using??

Leave a Reply