mencari apakah? apakah yang di cari?

August 17th, 2008 by bokecil

pernahkah anda berada pada masa kegelapan?
$#@&^$&#^$^%#%?? bukan…
# bukan karna si thomas itu gagal menciptakan lampu…
(yang goblok saya ato anda????)#
kegelapan di sini maksut saya adalah saat anda kehilangan semangat untuk hidup..
merasa dunia tidak lagi bersahabat…
jika anda tanya saya?
saya sering merasakannya…
(pathetic loser kalo kata kabuto "tontonan tak bermutu salah seorang teman yang tidak sadar umur" hohohoho, tapi bagaimanapun bodohnya dia saya tetap suka kamen raider #Haiyah#)
back to topik..

kadangkala kita merasakan masalah yang sebenarnya tidak terlalu buruk,
tapi biasanya masalah tersebut memburuk saat kita menyikapinya dengan cara yang sangat2 buruk..

>>>moral lesson 1 :janganlah mengulang kata buruk #argh#

masalah yang buruk harus di selesaikan dengan tingkat pemikiran yang berbeda saat waktu penyelesaiannya.. itulah yang dimaksud dengan problem solved…
teori nya gampang… ya kumpulkan banyak masukan, ambil yang terbaik, pake logika, analisis swot, hitung resiko blablablabla… tapi bagaimana jika masalah yang di hadapi berkaitan erat dengan yang namanya…
hati…
emosi…
rasa…
>>>>>cinta…
how to solve this problem?
jujur,, sampai saat ini hal tersebut amat absurd…
bagaimana seseorang bisa mencintai orang tanpa bisa memberikan alasan kenapa dia bisa mencintai orang tersebut..
cinta karna cantik #saat tidak cantik? apakah masih ada rasa cinta itu?#
cinta karna baik #saat timbul masalah dan tidak baik lagi, masih adakah rasa cinta?#
cinta karna harta#saat tidak punya harta, masih cintakah?#
tidak… saya pikir tidak butuh alasan untuk mencintai..

cinta adalah yang tidak teridentifikasi..
saya tidak butuh seseorang yang sempurna, saya hanya butuh orang yang akan sempurna jika saya mencintainya…yang tidak menjadikan saya segalanya dan hanya menjadikan saya yang kedua setelah dia mencintai sang penguasa jagad raya ini… terimakasih… (bukan… ini bukan pidato) #huhfh#

hahahaha,,, gini nih kalo galau ngeblog…

ya sudah.. selamat hari kemerdekaan saudara saudara…
MERDEKAAAAAAAA!
no drugs, no global warming..
#important!#
dont print this article…
save paper, think before u print,,,

pursuit of happiness?????

November 20th, 2007 by bokecil

“Al, Del, Dul pulang!!!! tidak.. saya mau anak2 saya pulang SEKARANG.. iya SEKARANG.. Dul sakit.. Saya tidak bisa.. blablabla…blablabla..zng..ng..bla..”
Teriakan keras dari layar kaca menghentikan langkah saya untuk mengetahui apa yang sedang terjadi… Dengan naluri wanita haus gosip yang tinggi, saya mengambil posisi nyaman pada tempat duduk terdekat untuk mengkonsentrasikan mata pada “hot gossip” dalam infotainment hari ini. Hahahaha.. lagi2 kasus sengketa anak antara sesepuh dewa 19 yang ”Dulu-saya-kagumi-sekarang-tidak-lagi” dengan istrinya sesepuh duo wanita ternama di negri ini…
Miris… kasian… menyedihkan… hanya itu yang terlintas dalam benak saya..
Entah kenapa jiwa kefeminisan saya sedikit bergolak saat menyaksikan adegan wanita ini meminta haknya sebagai seorang ibu, menarik pulang anak-anaknya, memperjuangkan dan mengkhawatirkan kondisi anaknya yang sakit yang seharusnya istirahat, eh malah berada di lokasi syuting alih-alih karna dul yang sendirinya ingin syuting. –bisa apa sih anak kecil yang di doktrin?- Kesal, benci, sedih, campur aduk… entah apa yang dirasakan wanita itu saya yakin tak setegar yang diperlihatkannya pada semua orang… wanita yang hebat pikir saya.
Banyak hal yang menjadi alasan kenapa saya ikut dalam kubu wanita ini.. dengan mengabaikan segala faktor eksternal dan internal dari akar masalah pertikaian suami-istri itu, terlepas dari apa kesalahan yang telah dilakukannya, saya yakin wanita ini adalah wanita yang baik dan sangat mencintai keluarganya.. hanya saja terkadang situasi dan tekanan hidup yang menimpanya bisa membuatnya melakukan hal yang diluar keinginannya dan menjadikan dia orang yang berbeda.-mungkin..ini menurut saya- ibu mana yang rela kehilangan anak2nya? Hmm… saya yakin tidak ada.
Pikiran saya kembali kemasa 2 tahun silam saat kakak saya melahirkan, mengalami baby blues, dan raddin di vonis menginap sepekan lebih di rumah sakit gara2 bilirubinnya menurun… sedikitnya saya tau betapa beratnya jadi seorang ibu… setiap hari tiap detik dia menangis, untuk menyabung nyawa dan menukar nyawa pun mereka akan rela… dengar! Mereka pasti rela asal anaknya selamat… itu baru saat pasca melahirkan, belum pasca menyusui, bangun malam berkali2, harus makan daun katuk yang terkenal sangat pahit, Sssst! Dan mereka juga harus berpikir dan memutar otak dengan cepat bagaimana agar berat tubuh kembali dengan ideal tanpa mengurangi asupan gizi sang anak biar si suaminya tidak lirak lirik wanita lain…hahaha, sulit! Itu sulit! Saya tau itu sulit… Dengar! Ga salah kalo surga di bawah telapak kaki ibu… hihihihi…
Back to our topic… tadi sampai dimana?
Yak… saya ga rela aja kalo sekarang sang dewa mengklaim dirinya berhak atas anak2 mereka dan membeberkan seluruh kebobrokan sang ratu dan menjadikan hak sang ratu atas anak2 diputus. Aha! Bagaimana dengan selir2mu om? Wanita mana yang mau punya suami dengan banyak selir.. hahaha –tidak akan ada, tidak juga dengan teh ninih, Ups!- hehehehe…
Adakah yang bahagia dengan pertikaian ini? Apakah anak2 mereka bahagia?
- ————– ——- —— ——- ——–
It seems to me that there are more hearts,
Broken in the world that can’t be mended,
Left unattended, what do we do?
What do we do?
-Gilbert O’Sullivan-
—- ———- ————– —————— -
Itu kasus artis… bagaimana dengan kasus rakyat jelata?
Haaaaaaaaaaa… banyak.. banyak sekali..
Mulai dari kasus anak terlantar, pengemis yang notabene anak2, orang miskin terlilit hutang, orang miskin tidak punya hak di rumah sakit, orang miskin tidak punya rumah, orang miskin jadi kriminil, orang yang berhari2 tidak makan, orang miskin di gusur, anak2 tanpa pendidikan, wanita kampung migrasi ke kota dengan tending alih2 untuk jadi pembantu malah jadi pekerja seks komersial, tukang sol sepatu dari bekasi, tegal, tangerang keliling jakarta pake kaki (jalan!) –iya, jalan karna mereka ga punya uang naik angkutan- hanya untuk nyari uang.. belum lagi penjual minuman keliling asli (tanpa ada obat bius dalam minumannya) –iya! Bener2 asli pedagang asongan- yang kehilangan mata pencarian gara2 kasus obat bius oleh oknum tertentu… belum lagi orang miskin yang.. blablablablabla… sampai soal tingkat pengangguran yang meningkat (include me!), blablablablablabla….
Apakah mereka bahagia dengan ini semua??????????????
- ————– ——- —— ——- ——–
It seems to me that there are more hearts,
Broken in the world that can’t be mended,
Left unattended, what do we do?
What do we do?
—- ———- ————– —————— -
Itu kasus rakyat jelata.. bagaimana dengan kaum jetset Jakarta lainnya?
Aha! Plaza Senayan, senayan city, mal2 besar lainnya di jakarta masih dipenuhi tante2, wanita2 jetset yang mampu menghabiskan berjuta-juta rupiah hanya untuk baju kaos, ikat pinggang, aksesoris, blablablabla… gerai2 kopi yang satu gelasnya bisa beli satu dus kopi tubruk masih dipenuhi banyak orang… hotel2 berbintang masi dipenuhi para pejabat yang alih2 mengadakan meeting pemberantasan kemiskinan… (gimana mo berantas kemiskinan pak? Bapak2 kok enak2 ngadem di hotel? Yang kongkrit dong! Duitnya kan bisa buat bikin satu rumah singgah buat anak2 jalanan tuh!)… tempat2 clubbing masi penuh sesak kalangan jetset, blablablablabla…
Haaaa… kaya kan? Penduduk negeri ini? Uang dari mana?
Yaaaaaaaaa.. ada yang emang suaminya kaya, ada yang emang orang tuanya kaya (ups, maksud saya bukan korupsi.. ya.. pengusaha gituh?), ada yang emang orang tuanya pejabat (nah, yang ini korupsi ato ga, walahualam? See?), ada yang emang artis, dan ada juga yang hidup di level rata2 tapi maksa ujung2nya yaaaa… jadi simpenan, wanita panggilan (ya,maksud saya bisa di panggil mbak, bisa di panggil ibu, bisa di panggil tante, hehehehe, di panggil mas? Haa.. yang ini saya ga ikutan!)
Semuanya buat apa? Buat aktualisasi diri? Benarkah? He-he-he…
Apakah mereka bahagia dengan ini semua?????????????? Mungkin memang mereka bahagia, tapi apakah semua dari mereka bahagia?
- ————– ——- —— ——- ——–
It seems to me that there are more hearts,
Broken in the world that can’t be mended,
Left unattended, what do we do?
What do we do?
—- ———- ————– —————— -
Yah… tidak adil sih men- judge banyak pihak…
Lagipula ini kan menurut saya… iya toh..
Jadi inget kata2nya khalil gibran…
————— ———- —————- —————
Kehidupan adalah apa yang kita lihat dan kita alami melalui jiwa,
sedangkan dunia yang ada di sekeliling kita,
kita ketahui melalui pemahaman dan akal kita.
Pengetahuan demikian membawa kita pada
kesenangan atau kesedihan yang besar.
-K.G ‘suara sang guru’-
———– ——— ———————– —————
Yap bahagia atau tidak bahagia seseorang tergantung dari bagaimana mereka menyikapi kebahagiaan itu sendiri..
Kalo dengan bercerai mereka bahagia.. why not?
Kalo dengan kemiskinan mereka lebih dekat dengan-Nya..
Jiwa tentram hati damai, kenapa engga?
Kalo dengan pola hidup jetset mereka bahagia, ya boleh2 aja…
Pada akhirnya semua balik lagi ke pribadi manusia itu sendiri..
Apa yang bikin mereka bahagia…
Bagaimana mereka mengejar kebahagiaannya..
Walaupun membawa mereka pada kesenangan atau kesedihan yang besar..
Itu pilihan!
Setiap orang bahagia dengan caranya masing2..
Naaaah, saya pun juga..
pada akhirnya saya menyadari..
apa yang terjadi dalam hidup saya adalah kebahagiaan..
yak.. saya bahagia..
kalaupun saya sedih, berduka, kesal, kecewa, muram…
itu Cuma sementara… proses hidup dan belajar…
saya tau.. saya selalu bahagia…
memiliki-Nya, keluarga dan teman2 mencintai saya…
enough.. saya ga butuh apa2.. cieeeeeeeee.. -snifsnif-
tapi…
tapi…
kalo..
+ + >>>> future husband and great job?
Hahahaha… saya akan lebih bahagia….
Mungkin bahagia yang sempurna… –ngarep-
hehehehe…

saatnya berubah! mari..

November 15th, 2007 by bokecil

….everybody’s changing
And I don’t feel the same… -keane-

hah.. hah… huaaaaaaaaaaah…
"kampret, kutu kupret, tikus karet.. supir metromini bedebah!" jerit saya membatin..
seandainya halal, dari awal udah d bejek mutilasi 16 potong include otak ama mental bobrok supir sialan inih!
pagi- pagi udah nyari masalah…
gimana engga…

baru beberapa menit yang lalu dia berjalan normal, nyaman, aman, dan menyenangkan… lalu tak beberapa detik kemudian udah empet2an ama sesama metromini lainnya.. (terang aja saya kebat kebit.. wong saya duduk di belakang sopir sialan inih!belum kawin, belum kerja, belum nikmatin rasanya punya keluarga dan anak2 cucu2 yang lucu.. ga elit banget kalo harus mengakhiri hidup dalam kecelakaan gara2 pengemudi2 metromini geblek inih.. ih, amit2! daripada kayak gitu mending milih di tabrak bajaj deh.. huah…)
eeeh.. selang beberapa detik kemudian dia berjalan lagaknya putri anggun berkebaya kuda ngetem nyari penumpang! sableng!
-si sopir metromini dapat berubah2 hanya dalam sepersekian detik-

huhuhuhu… kenapa dengan gampangnya orang berubah..
kenapa dengan gampangnya sesuatu berubah…
kenapa hidup harus berubah…
kenapa orang yang selama ini berada dalam kebiasaan sehari-hari kita berubah pergi meninggalkan kita.. meninggalkan semua kenangan dan mencari kehidupan baru…?
kenapa susah menemukan dan menggenggam apa yang di inginkan di dunia ini…
kenapa harus berubah?
karna waktu berjalan?
ya.. ya.. kalo gitu temukan saya dengan sang pencipta waktu..
huhuhuhuhu………..

bisakah saya berubah?
sudah berubahkah saya?

everybody’s changing
And I don’t feel the same….

Mampukah kita?

November 4th, 2007 by bokecil

pagi tadi mengoprek2 komputer.. jleb!.. ada virus tampaknya..
ah sudah lah.. (apa si ga penting.. hehehe)
jadi gini…
tadi pagi pas ngerapihin file2 yang berantakan akhirnya saya menemukan cerita yang entah kapan dan entah bagaimana asal-usulnya bisa nangkring dengan sempurna di my doc… ah.. berkah di pagi hari…
nih.. baca… silahkan…


Detik-detik
Rasulullah SAW menjelang sakratul maut   

Ada

sebuah kisah tentang totalitas cinta yang dicontohkan Allah lewat
kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, meski langit telah mulai menguning,burung-burung
gurun enggan mengepakkan sayap.

Pagi itu, Rasulullah dengan
suara terbata memberikan petuah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam
kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya.
Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur’an. Barang siapa mencintai
sunnahku, berati mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan
bersama-sama masuk surga bersama aku."

Khutbah singkat itu diakhiri
dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu.
Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan
napas dan tangisnya. Ustman menghela napas panjang dan Ali menundukkan
kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

"Rasulullah akan
meninggalkan kita semua," desah hati semua sahabat kala itu.Manusia
tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin
kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung
saat turun dari mimbar.

Saat itu, seluruh sahabat yang
hadir di

sana

pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa. Matahari kian tinggi, tapi
pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang
terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma
yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu
terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya
masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk,
"Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan
badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani
ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah,
"Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah aku ayah, sepertinya
ia baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap
putrinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Satu-satu bagian wajahnya
seolah hendak di kenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan
sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul
maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya.

Malaikat maut datang
menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tak ikut menyertai.
Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap diatas langit dunia
menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.

"Jibril, jelaskan apa hakku
nanti dihadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah.
"Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu.
Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata jibril.

Tapi itu ternyata tak membuat
Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang
mendengar kabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Kabarkan kepadaku bagaimana
nasib umatku kelak?"

"Jangan khawatir, wahai
Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan surga
bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada didalamnya," kata
Jibril.

Detik-detik semakin dekat,
saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik Tampak seluruh
tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril,
betapa sakit sakaratul maut ini."

Lirih Rasulullah mengaduh.
Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril
membuang muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kaupalingkan wajahmu
Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.
"Siapakah yang tega, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata
Jibril.

Sebentar kemudian terdengar
Rasulullah memekik, karena sakit yang tak tertahankan lagi. "Ya Allah,
dahsyat niat maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada
umatku." Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tak
bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera
mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku,
peliharalah shalat dan santuni orang-orang lemah di antaramu."

Di luar pintu tangis mulai
terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.Fatimah menutupkan tangan di
wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai
kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku,
umatku"

Dan, pupuslah kembang hidup
manusia mulia itu. Kini, mampukah kita mencinta sepertinya? Allahumma sholli
‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi

* * *

mampukah kita?

sedikit saja memiliki kutil2 cinta seperti kekasih Allah?

semoga…..

Antara impian dan keyakinan?

November 4th, 2007 by bokecil

Akhir2 ini mendapatkan tawaran pekerjaan yang
selama ini sangat saya impikan…Bergabung dengan salah satu bank asing dari
negara yang sangat baik dalam budayanya… disiplin, tekhnologi, sumber daya
manusia… blablabla…

Adalah cita2 bagi saya untuk bergabung dan berkembang
bersama perusahaan tesebut..

 

Setelah proses menunggu yang lama..Jeng..jeng.. apa yang
terjadi?

Yak.. dipagi yang indah saat mentari menggeliat 45 derajat
menguapkan sisa2 embun hasil ujan tadi malam saya hp saya berdering…

Setelah berbicara cukup lama akhirnya seseorang diseberang

sana

menyampaikan sesuatu…

 

(+) kami sangat tertarik dan sebenarnya menginginkan anda
bergabung

(-) (ah klise ujar saya membatin.. pasti ditolak.. pasti
ditolak..hiks)

(+) tapi maaf.. saya ingin menyampaikan pesan dari
perusahaan.. saya ingin menanyakan apakah saudara bersedia untuk melepas jilbab
sementara? As a new staff perusahaan kami harus melaporkan karyawan2 baru ke
kantor pusat di

Tokyo

dan setelah beberapa bulan bergabung anda boleh kembali mengenakan jilbab…

(-)(waht?..I mean w-w-hat? What the hell ?*&$@%?!!!
Teriak saya membatin..)

mm..mhh..mmm (masi shock)

(+) kita tau ini masalah keyakinan tapi semuanya terserah
anda.. anda berhak memutuskan apa yang anda inginkan kalo ingin terus maju
silahkan.. kalo tidak pun tidak masalah karna semua keputusan ada ditangan
anda..

(-) (buka jilbab nenek moyang charles

darwin

! Batin saya meringis..) mmm.. ya pak..
saya mengerti dan menghargai kebijaksanaan perusahaan.. tapi buat hal yang satu
ini saya belum bisa karna ini menyangkut prinsip.. akan sangat senang jika
suatu saat saya akan mendapat kesempatan bergabung bersama tanpa adanya
kebijakan seperti ini..

(+) yak tidak masalah (ujar suara di seberang

sana

) kami menghargai
keyakinan dan prinsip anda.. hanya saja jika anda berubah pikiran silahkan
hubungi saya paling lambat 3 hari mendatang..

(-) (haaaaaaaaaaa? Miris..) baik, terimakasih pak..

-telepon pun d tutup-

 

Huhuhuhuhuhuwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa….

Ada

apa ini?

Selama ini tidak ada masalah dengan pemakaian jilbab…

Selama ini banyak perusahaan tidak mengharuskan kebijakan2
tertentu menyangkut penampilan…

Bukankah yang dibutuhkan adalah skill dan kemampuan..

Apakah yang salah dengan keyakinan?..

Tidak ada…tidak pernah ada yang salah dengan mengabdi pada
Nya…

Huhuhuhuhu…

Kenapa?

Kenapa?

Hiks…

 

Jadi inget film besutan dedi mizwar…

Tidakkah kau ingat bagaimana mereka menjajah negri ini hai
bonaga?

Masi mau kau berkerjasama dengannya?

 

Huhuhuhuhu… Jleb.. memang rasa nasionalisme saya kurang..

Mungkin pahlawan2 marah jadi tidak mengizinkan saya bekerja
untuk mereka..

Saya lebih suka ramen dari pada mi kocok

bandung

..

Saya lebih suka dorama mereka daripada sinetron dalam
negeri..

Saya lebih senang mendengar laruku daripada kangen band…

Huhuhuhuhu….hiks…

 

Huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…

Jadi inget frente dengan penggalan lagu ordinary angelsnya

 

Ordinary people it’s
okay

You don’t have to wear
those wings

They’re stupid things

 

Yak tidak perlu sedih.. Hahaha…You don’t have to wear those stupid policy…

Terdengar desau angin berbisik…

Biarlah hidup miskin dan menganggur selamanya (hiperbolik
ginih, hehe)

daripada hidup hina tanpa keyakinan..

Apakah itu benar2 desau angin?

Saya tidak tahu….

Yang saya tahu sekarang saya bahagia..

Hidup untuk Nya…

Wild World!!!

October 31st, 2007 by bokecil

……Ooh baby, baby it’s a wild world, it’s hard to get by just upon a smile
Yeah, yeah, yeah, ooh baby, baby it’s a wild world
And I’ll always remember you like a child, girl, oh yeah……

Sayup2 lagu Mr. Big menemani makan sebelum subuh kali ini……
Yak.. sepi.. rasanya beda tidak seperti saat ramadhan silam…
Di mana semua stasiun tv berlomba2 menayangkan acara menemani acara makan sahur penduduk indonesia.. Rame.. ceria.. hahaha..
Yah.. ramadhan memang tak tergantikan..sekarang.. yak.. Mr. Big juga udah cukup…
Never walk alone lah sayah pokoknya…

Merenungi lagu…
Dunia ini memang liar.. memang kejam..
I’ll always remember me, myself like a child girl..
Pengennya.. kenyataannya?
OH tidak.. I’m 21…

Bodoh bwt merengek2 saat meminta sesuatu!
Sangat bodoh bwt meratapi semua masalah hidup!
Amat sangat bodoh bwt mengadukan semua masalah dan berharap setelah itu tinggal duduk dengan manisnya dan membiarkan orang lain yang menyelesaikannya..
Karena tidak ada Mr.Big-Mr.Big di sekeliling saya yang mengingat bahwa saya masih gadis kecilnya mereka… Jleb!

Urus_sendiri_masalahmu_berhentilah_menangis_hadapi_dengan_senyuman, lho?
Jadi inget om ahmad dhani yg terkenal bukan lagi karna dewa-nya tapi karna poligami2nya (red:selir2 dan selingkuhannya)… Hahahaha… miris…

……Hadapi dengan senyuman.. semua yang terjadi biar terjadi…

Terlihat perbedaan musisi dalam dan luar negeri, bukan? Haaaaa..
Bagi Eric Martin dkk jauh sebelumnya mereka tahu bahwa dunia tak hanya sekedar disikapi dengan senyuman…dunia lebih ke bagaimana berjuang dan memperjuangkan senyuman tersebut.. senyuman bukan untuk penyaluran kepasrahan dimana semua yang terjadi biar terjadi.. senyuman adalah untuk perjuangan bagaimana saat telah terjadi kedepannya tidak akan terjadi lagi…
yak, saya jadi mengerti kenapa Indonesia jadi seperti ini..
hahaha (Unfortunately I’m Indonesian! Khukhukhukhu…)

back to the topic…
jadi intinya…
humhhh…
jika waktu bisa diputar balik ada sesuatu yang akan saya katakan pada seseorang…
I’m tough madam..
I’m not as gentle and soft as u thought before..
Nothing’s wrong with my personality…
Me..myself that time…
It’s just like a right women in a wrong time..
I wonder if I had second chance.. hahaha.. cynic!

……Ooh baby, baby it’s a wild world, it’s hard to get by just upon a smile
Yeah, yeah, ooh baby, baby it’s a wild world…

Yeah.. it’s a wild world!!!

peterpan oh peterpan.. ckckck..

June 26th, 2007 by bokecil

sally kau selalu sendiri…

sampai kapanpun sendiri..

hingga kau lelah menanti…

hingga kau lelah menangis…

                                    -peterpan-

Hufh…

Akhir2 ini sering bgt denger lagu itu…

Disadarkan oleh siska…

Damn ariel…

Hahaha…

Udah ga inget sejak kapan melakukan semuanya sendiri…

Beberapa bulan yang lalu…?

Ummmh…

Tidak…

Sebulan, dua bulan, tiga bulan? (hehe sama aja)

Ummm…

Mei..

Meibeh yes meibeh no…

hahaha

—maret kelabu—-

(+)dek.. pindah ke Jakarta dong…

ngapain kamu ngabis ngabisin duit mamah di bandung…

sini tinggal di Jakarta ajah..raddin ga da temen…

(-) –hufh- tapi.. kak.. kan disana ga da temen?

(+) nanti juga kalo kerja ada temen…

(-) Tapi kan temen disana ga sama. Ga kayak temen disini..

lagian siapa yang kerja… masi nganggur ini… (sewot!)

(+) hidup manusia makin lama kayak hirarki Abraham maslow

(I mean kerucutnya doang, hehehe)

Makin lama hidup manusia itu emang bakal menyempit..

Ruang lingkupnya..

Belajarlah dari sekarang…

That was true life dear… (ngotot!)

(-) jadi inget lagu iwan fals buat anaknya galang..

-kamu lelaki harus sendiri…

Pasti sendiri.. (hehe bener ga sih?)

Whatever…

Tapi gw bukan lelaki… hiks…

—-beberapa bulan berikutnya…—-

Hidup tetap begini…

Stuck in the moment..

kaya kata bono u2…

U can’t get out of it..

Still ngangur…

puluhan aplikasi..?

rejected!

Jauh dari temen2..

Hufh…

Bosen…

Klo kata LA Lights Enjoy aja?

Yah.. nikmati.. tapi…

Mpe kapan..?

Mpe kapan yang muda ga di percaya? –a mild-

Lho kok? Hahaha..

ku tak selalu berdiri

terkadang hidup memilukan

——————————

apa yang ku berikan..

takkan menjadi kehidupan..

semua yang ku inginkan menjauh dari kehidupan…

——————————————–

tempatku melihat di balik awan..

aku melihat di balik hujan…

tempatku terdiam

tempat bertahan

aku terdiam di balik hujan.. –another peterpan-

yup.. gw terdiam di balik hujan.. nungguin pelangi…

hahahaha..

live up ur life!

Arti hidup..

September 3rd, 2006 by bokecil

Menurut saya.. Hidup itu ada.. Hidup itu suka duka.. Hidup itu nyata.. Hidup itu sementara.. Hidup itu aku kamu dan mereka.. Hidup itu pilihan.. Hidup itu memberi menerima.. Hidup itu meraih menunggu.. Hidup itu di pimpin memimpin.. Hidup itu gelap terang.. Hidup itu dipengaruhi mempengaruhi.. Hidup itu cinta dan dendam.. Hidup itu menemukan dan di temukan.. Hidup itu ditinggalkan meninggalkan.. Hidup itu bahagia.. Bahagia itu bersukur.. Bersukur untuk bisa hidup..

bodoh…

January 4th, 2006 by bokecil

si bodoh…
akhir akhir ini jadi sering ngomongin orang2..
"dasar bodoh… dasar bodoh"
padahal sendirinya…
pinter… huehehehe…
boong deng..

oya…mmm…
bodoh…
menunggu itu bodoh…
sendiri… sepi… itu… bodoh…
bikin blog ini… double bodoh…
ga da kerjaan… bodoh pangkat tiga..!
nah… yang baca blog bodoh ini…
super duper bodoh…!!!
huahahaha… puas!!!

nu year?

January 1st, 2006 by bokecil

nu year…

apa yang berbeda…?

apa bedanya kalo ga ada perubahan…
apa bedanya kalo bangun suka telat…
apa bedanya kalo tidur suka malem..
apa bedanya kalo ke kampus teteup telat trus lari2…

apa… apa… ga ada apa2 si… huehehe…

beda…
ada…
sekarang ada bo kecil…
hehehe…

Pic_pic225

nu baby born… 9th dec 2005
asik… ponakan baru!!!
hore… hore…
hayu… cepet gede…!
tar maen bola…
trus kita cari cewe cakep banyak banyak ya…
hidup playboy… hahaha..!

resolusi 2006…